Eceng Gondok Jadi Penyelamat, Pria yang Lompat dari Jembatan Ciminyak Selamat dari Derasnya Sungai Citarum

oleh
oleh
Eceng Gondok Jadi Penyelamat, Pria yang Lompat dari Jembatan Ciminyak Selamat dari Derasnya Sungai Citarum
Gambar hanya ilustrasi

Sorotmedia.com – Hamparan eceng gondok yang selama ini kerap dianggap gulma perairan justru menjadi faktor yang menyelamatkan nyawa seorang pria yang nekat melompat dari Jembatan Ciminyak ke aliran Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari (19/06/26) dan sempat menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama AS (43), warga Kampung Babakan Cianjur, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Kejadian itu menjadi sorotan karena korban berhasil bertahan hidup meski melompat dari ketinggian jembatan menuju aliran sungai yang dikenal memiliki arus cukup kuat di sejumlah titik.

Hamparan Eceng Gondok Menahan Tubuh Korban

Insiden yang terjadi menjelang pagi itu awalnya membuat warga dan pengguna jalan panik setelah mengetahui ada seseorang yang terjun dari Jembatan Ciminyak.

Laporan mengenai peristiwa tersebut kemudian diterima aparat kepolisian yang segera berkoordinasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Berdasarkan keterangan kepolisian, tubuh korban tidak langsung tenggelam ataupun hanyut mengikuti arus Sungai Citarum.

Korban justru tertahan oleh rapatnya tanaman eceng gondok yang menutupi sebagian besar permukaan sungai di lokasi kejadian.

Kondisi tersebut membuat posisi korban lebih mudah terdeteksi oleh warga dan petugas yang melakukan penyelamatan.

Keberadaan tanaman air itu secara tidak langsung berfungsi sebagai penahan alami yang memperlambat pergerakan tubuh korban di atas permukaan air.

Situasi tersebut memberikan waktu yang cukup bagi tim evakuasi untuk menjangkau korban sebelum terjadi risiko yang lebih besar.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya laporan mengenai seorang pria yang melompat dari Jembatan Ciminyak ke Sungai Citarum.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa korban berhasil ditemukan dalam kondisi hidup saat proses pencarian berlangsung.

Korban kemudian dievakuasi dengan bantuan warga dan petugas yang berada di lokasi.

Proses Penyelamatan Berjalan Cepat

Upaya penyelamatan berlangsung relatif cepat karena posisi korban dapat diketahui dengan jelas.

Petugas tidak menghadapi kesulitan berarti untuk menemukan keberadaan korban karena tubuhnya tertahan di antara tumpukan eceng gondok.

Kondisi tersebut berbeda dengan situasi ketika korban langsung terbawa arus sungai yang biasanya memerlukan pencarian lebih luas.

Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, korban segera dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik korban setelah mengalami insiden yang berpotensi membahayakan nyawanya.

Pemeriksaan medis dilakukan secara menyeluruh guna mengantisipasi adanya cedera yang tidak terlihat secara kasat mata.

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban tidak mengalami luka fisik akibat kejadian tersebut.

Temuan itu menjadi kabar baik mengingat risiko benturan maupun tenggelam sangat mungkin terjadi dalam peristiwa serupa.

Korban Dimintai Keterangan Polisi

Setelah dinyatakan dalam kondisi stabil, korban tidak langsung dipulangkan.

Korban selanjutnya dibawa ke Polsek Cililin untuk dimintai keterangan mengenai peristiwa yang terjadi.***

Visited 12 times, 1 visit(s) today

No More Posts Available.

No more pages to load.