Daftar Isi
Sebab efeknya bisa membuat roller jadi lebih mudah aus karena biasanya roller yang ringan cenderung lebih tipis.
Di sisi lain, jika masih kurang puas, biasanya owner motor matic akan mengganti pula Per CVT-nya ke yang lebih keras.
Misal dari yang 800 RPM diganti ke yang 1000 RPM. Ini setidaknya akan membuat putaran bawah motor matic jadi lebih bertenaga.
Dan sekali lagi, meski yang diubah di sektor per CVT, tetap saja akan ada efeknya yakni putaran atas cenderung lebih pendek.
Sebagai tips terakhir, sebaiknya periksa vbelt juga. Jangan sampai sudah ganti roller dan per CVT, namun vbelt dalam keadaan retak-retak.
Visited 712 times, 1 visit(s) today
