Daftar Isi
Berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,70° LS dan 106,08° BT, atau sekitar 95 km arah barat daya dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 25 km di bawah laut.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal.
Jenis gempa ini disebabkan oleh pergerakan lempeng Eurasia yang mengalami penyesaran (strike-slip), mengakibatkan getaran yang dirasakan hingga ke berbagai daerah.
Dampak dan Respons Masyarakat
Getaran gempa terasa cukup kuat di beberapa wilayah, terutama di Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bandung dengan intensitas III MMI.
Getaran ini dirasakan seperti ada truk besar yang sedang melintas.
Sementara itu, di daerah Bogor dan Garut, intensitas gempa berada pada skala II MMI, di mana getaran lebih ringan namun tetap terasa oleh sebagian orang dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang.
Menanggapi kejadian ini, BMKG mengeluarkan himbauan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar.
Masyarakat diharapkan untuk menghindari bangunan yang mungkin mengalami kerusakan akibat gempa, serta memastikan bahwa kondisi bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali ke dalam rumah.





