Kebakaran Bangunan di Belakang BP Dago Bandung Berhasil Ditangani, Tujuh Santri Selamat Berkat Respons Cepat Lintas Instansi

oleh
oleh
Kebakaran Bangunan di Belakang BP Dago Bandung Berhasil Ditangani, Tujuh Santri Selamat Berkat Respons Cepat Lintas Instansi
Sumber: Dokumentasi Warga

Sorotmedia.com – Insiden kebakaran yang terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, pada Sabtu sore, 27 Juni 2026, berhasil ditangani melalui respons cepat lintas instansi sehingga seluruh korban terdampak dapat diselamatkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Koordinasi yang berlangsung dalam hitungan menit sejak laporan diterima menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan kebakaran di salah satu kawasan padat aktivitas di Kecamatan Coblong tersebut.

Sinergi antara petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, aparat kepolisian, PLN, Dinas Perhubungan, relawan, hingga layanan darurat 112 menunjukkan kesiapsiagaan sistem penanganan keadaan darurat di Kota Bandung.

Laporan mengenai kebakaran pertama kali diterima oleh layanan Bandung Siaga 112 pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 17.17 WIB melalui pelapor bernama Bapak Wandi.

Lokasi kejadian berada di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 191, kawasan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, dengan titik kejadian berada di belakang BP Dago.

Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan proses validasi untuk memastikan informasi yang diterima sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dalam waktu satu menit setelah validasi selesai dilakukan, petugas langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung guna mengerahkan armada menuju lokasi.

Pada waktu yang hampir bersamaan, tim medis PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung juga diberangkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban akibat kebakaran.

Informasi yang diterima dari petugas Damkarmatan menunjukkan bahwa armada dari UPT Wilayah Utara segera bergerak menuju lokasi kejadian hanya beberapa menit setelah koordinasi dilakukan.

Relawan Edan Sepur turut diterjunkan untuk membantu proses penanganan di lapangan sekaligus memberikan informasi perkembangan situasi kepada pusat komando.

Selain fokus pada upaya pemadaman api, koordinasi juga dilakukan dengan PLN Kota Bandung guna memastikan keamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran.

PLN kemudian meneruskan laporan tersebut kepada sektor PLN Utara agar proses pengamanan instalasi kelistrikan dapat dilakukan secara cepat demi menghindari risiko tambahan selama proses pemadaman.

Dukungan pengamanan wilayah juga diperkuat melalui koordinasi dengan BKO Polrestabes Bandung yang kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Coblong untuk membantu pengamanan area kebakaran.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Bandung melalui sistem Area Traffic Control System atau ATCS ikut berperan membuka akses lalu lintas agar kendaraan pemadam kebakaran dapat mencapai lokasi tanpa hambatan berarti.

Strategi pengaturan lalu lintas tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat kedatangan armada pemadam ke titik kebakaran.

Sekitar pukul 17.38 WIB, tim Damkarmatan dilaporkan telah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman terhadap bangunan yang terbakar.

Beberapa menit kemudian, tim medis PSC 119 bersama petugas PLN juga telah berada di lokasi untuk mendukung proses penanganan secara terpadu.

PMI Kota Bandung selanjutnya mengirimkan tim medis tambahan guna memperkuat pelayanan kesehatan di lokasi kejadian.

Personel Polsek Coblong kemudian hadir di lokasi untuk membantu proses pengamanan area sekaligus memastikan masyarakat tetap berada pada jarak aman selama proses pemadaman berlangsung.

Perkembangan situasi terus dipantau oleh seluruh instansi yang terlibat sehingga setiap kebutuhan penanganan dapat segera dipenuhi melalui koordinasi yang berlangsung secara berkesinambungan.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, terdapat tujuh santri yang berada di area terdampak kebakaran.

Seluruh santri tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Ketujuh santri selanjutnya memperoleh pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis dari tim PSC 119 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak paparan asap maupun kondisi darurat lainnya.

Keberhasilan menyelamatkan seluruh penghuni area terdampak menjadi salah satu indikator efektifnya koordinasi antarinstansi sejak laporan pertama diterima.

Tidak hanya fokus pada pemadaman api, petugas juga menjalankan prosedur pengamanan lokasi guna mencegah munculnya potensi bahaya lanjutan setelah kobaran api berhasil dikendalikan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Tahapan pendinginan dilakukan secara menyeluruh pada bagian bangunan yang sebelumnya terbakar agar kondisi benar-benar aman sebelum seluruh personel meninggalkan lokasi.

Sekitar pukul 19.40 WIB, proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai.

Petugas Damkarmatan kemudian melakukan penggulungan selang serta persiapan kembali ke markas setelah memastikan situasi telah terkendali sepenuhnya.

Rangkaian penanganan yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut memperlihatkan pentingnya sistem tanggap darurat yang terintegrasi dalam menghadapi insiden kebakaran di wilayah perkotaan.***

Visited 8 times, 1 visit(s) today

No More Posts Available.

No more pages to load.