Hal ini tidak hanya penting dari segi linguistik, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sunda. Dengan penulisan yang benar, bahasa Sunda akan tetap menjadi bagian yang hidup dan dinamis dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda, serta menjadi warisan budaya yang berharga bagi Indonesia.
Kesimpulannya, “daek” dalam bahasa Sunda artinya adalah “mau,” dan penulisan yang lebih tepat adalah menggunakan e curek, yakni “daék.” Pemahaman dan penggunaan yang benar terhadap kata ini penting untuk pelestarian bahasa Sunda.
Upaya dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan bahwa bahasa Sunda, dengan segala kekhasan dan keunikannya, tetap terjaga dan terus digunakan oleh masyarakat. Penulisan yang benar dan pendidikan bahasa Sunda adalah langkah-langkah penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya Sunda.

