Setelah upaya pemadaman, warga langsung membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kondisi para korban saat ini sedang dalam penanganan medis di RSUD Cikalongwetan.
Keenam korban yang terluka dalam peristiwa ini adalah Yana (67), Lilis Setyawati (30), Nayla Kayra Lubna (10), Galfa Faaz Abdulloh (2), Gapif Faiz Abdilah (2), dan satu anggota keluarga lainnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan berbahan bakar gas, terutama jika ada tanda-tanda kebocoran.
Pemeriksaan rutin terhadap tabung gas dan selang kompor diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan gas elpiji di rumah tangga.
Masyarakat juga diharapkan lebih cepat melaporkan jika mencium bau gas atau menemukan tanda-tanda kebocoran agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam beberapa kasus, kebocoran gas bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak segera ditangani, dan kejadian di Kampung Babakansari ini adalah salah satu contoh nyata dari risiko yang ada.
Penanganan yang tepat dan cepat dalam situasi darurat seperti ini sangat penting untuk mengurangi dampak yang lebih besar.
Kondisi para korban saat ini masih dalam pengawasan ketat oleh tim medis di RSUD Cikalongwetan.
Mereka berharap agar para korban dapat pulih dengan cepat setelah mengalami luka bakar akibat ledakan gas ini.***





