Salah satu warganet mengungkapkan, “Masih penasaran kenapa liriknya banyak sama yang kayak JKT kenapa gak kayak SNH sama TSH meski senegara aja. Liriknya beda karena takut CR.”
Pengguna lain juga menyatakan, “Di Indo banyak yang cover lagu AKB48 dalam bahasa Indo bahkan sebelum JKT48 ngerilis lagunya contoh kaya Sayonara Crawl kemarin… dan semua coveran itu gak ada yang sama persis dengan punya JKT48 tapi punya makna lirik yang sama… Sedangkan KLP yang jelas beda negara beda bahasa malah plek ketiplek mirip sama JKT48 aduh malu ah sama channel cover lagu 48 di YouTube yang niat nerjemahin.”
Masukan mengenai lirik ini menunjukkan bahwa meskipun KLP48 berusaha untuk memberikan sentuhan lokal pada lagu ikonik ini, mereka masih menghadapi tantangan dalam menciptakan materi yang benar-benar unik.
Hal ini juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh grup-grup internasional dalam menyeimbangkan antara orisinalitas dan pengaruh dari versi sebelumnya.***





