Namun, ia tetap berusaha profesional dan menjaga semangat positif di tengah duka yang dialaminya.
Sebagai idola, Amanda dikenal dengan hobi unik seperti otomotif, menonton MotoGP, dan menari, yang membuatnya menonjol di antara anggota lainnya.
Ia juga memiliki selera musik yang beragam, mulai dari Avenged Sevenfold hingga Hindia, yang menggambarkan kepribadiannya yang dinamis dan terbuka.
Selama bergabung di JKT48, Amanda telah menjadi inspirasi bagi banyak penggemar muda yang melihatnya sebagai sosok pekerja keras dan berani mengambil keputusan bijak demi masa depan.
Keputusan kelulusan ini sekaligus menjadi refleksi atas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di industri hiburan yang menuntut performa tinggi.
Amanda memilih untuk berhenti bukan karena menyerah, melainkan karena ingin menjaga masa depan dan kesehatannya agar tetap bisa berkarya di bidang lain.
Para penggemar di media sosial memberikan berbagai pesan dukungan dan harapan agar Amanda segera pulih serta menemukan jalur baru untuk mengekspresikan dirinya.
Meski akan meninggalkan panggung JKT48, warisan semangat dan dedikasi Amanda dipastikan akan terus dikenang oleh para penggemar dan rekan satu generasinya.
Perjalanan Amanda Sukma menjadi contoh bahwa karier bukan sekadar tentang bertahan di sorotan, tetapi juga tentang keberanian untuk mengambil langkah yang benar demi kebaikan diri sendiri.
Dengan semangat yang sama, Amanda kini bersiap menapaki babak baru di luar dunia idol, membawa pengalaman dan kenangan empat tahun penuh warna di JKT48.***





