Menurutnya, bagi banyak idola Jepang, menjadi idola di Korea merupakan impian.
Fans lain menyoroti fandom Hitomi yang cukup besar di Korea, terutama setelah IZ*ONE bubar.
Mereka juga menyebutkan bahwa mantan anggota IZ*ONE masih terus mendukung Hitomi, terutama di media sosial.
Tanggapan positif ini semakin kuat setelah video reveal untuk debut Hitomi di SAY MY NAME menunjukkan angka tontonan yang tinggi.
Ini memperlihatkan bahwa Hitomi masih memiliki daya tarik yang besar di mata publik, baik di Korea maupun Jepang.
Fandom Kpop yang solid, ditambah dukungan dari mantan penggemar IZ*ONE, menjadi modal besar bagi kesuksesan SAY MY NAME.
Debut ini juga menandai transisi penting dalam karir Hitomi, dari idola Jepang menjadi bintang Kpop.
Banyak yang menantikan bagaimana perjalanan SAY MY NAME dan seberapa besar dampaknya di industri musik Korea Selatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak idola Jepang yang mencoba merambah pasar Kpop, menunjukkan tren kolaborasi antarnegara yang semakin kuat.
Hal ini tidak hanya memperluas cakrawala musik, tapi juga menciptakan peluang baru bagi talenta-talenta Asia di industri global.
Kesuksesan Hitomi dan grup SAY MY NAME akan menjadi contoh apakah kolaborasi semacam ini bisa bertahan di tengah persaingan yang ketat di dunia Kpop.***





