Ganti Oli CB150R Berapa Km?

Ganti oli mesin CB150R berapa Km sekali? Oli mesin adalah salah satu hal fundamental dalam mesin sepeda motor. Penggunaannya pun harus diperhatikan termasuk harus diganti secara rutin.

 

Sorotmedia.com – Salah satu motor sport naked ber-cc 150 cc adalah CB150R dari Astra Honda Motor atau AHM.

 

CB150R sendiri jadi tandem dari CBR150, di mana motor CB150 ini sekarang sudah memasuki generasi ketiga yang memakai suspensi depan berjenis upside down.

 

Selain harus memperhatikan oli yang bagus untuk CB150R, salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah takaran atau kapasitas oli yang dimasukan.

 

Sebab jika sampai kelebihan atau kurang takarannya, maka bisa berdampak buruk pada mesin motor.

 

Tidak mau bukan jika motor harus rusak karena kesalahan dalam penggunaan oli?

 

Namun sebelum membahas mengenai takaran oli mesin pada CB150R, sebaiknya perhatikan dulu tiap berapa Km sekali dalam ganti oli mesin CB150R.

 

Ganti Oli CB150R Berapa Km?

Ganti Oli CB150R Berapa Km?

Ganti oli CB150R maksimal tiap 4000 Km sekali untuk generasi pertama dari CB150R. sedangkan untuk CB150R generasi kedua (LED) dan ketiga (USD), maka maksimalnya bisa sampai 6000 Km sekali.

 

Namun sebagai catatan, pastikan mengganti oli mesin di bawah angka yang sudah disebutkan di atas.

 

Ini karena saat di kondisi tertentu misal saat memanaskan motor atau bermacet-macetan, maka mesin menyala namun odometer tidak mencatatkan jarak tempuh.

 

Jadi idealnya adalah ganti saja oli mesin CB150R generasi pertama setiap 3000 Km dan yang LED serta generasi ketiga di angka 4000-5000 Km.

 

Tetapi ingat juga, saat motor dalam kondisi baru, biasanya pergantian oli pertama akan dilakukan di angka 1000 Km.

 

Oleh karenanya, selalu perhatikan anjuran dari bengkel resmi serta manual book untuk panduan service motor kesayangan kita.

 

Takaran Oli Mesin CB150R

Takaran oli CB150R adalah sebanyak 1 liter untuk yang generasi pertama. Sedangkan untuk generasi kedua dan ketiga, takaran oli mesinnyaadalah sebanyak 1,1 liter.

 

Di sini, pastikan oli mesin yang digunakan sudah sesuai takarannya dan jangan sampai kurang karena bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Oli yang terlalu banyak memang biasanya akan dimasukan pada filter udara lewat selang tertentu pada mesin motor.

 

Namun tentu saja, ada efek yakni tarikan motor bisa lebih berat. Sedangkan jika takaran oli kurang, efeknya lebih bahaya lagi.

 

Misalnya saja saat oli mesin kurang, maka bisa mengakibatkan:

  • Mesin jadi cepat panas
  • Kopling selip
  • Piston jadi cepat aus
  • Kopling jadi cepat aus
  • Suara motor jadi lebih berisik
  • Nafas motor jadi lebih pendek
  • Akselerasi terganggu

 

Efek Telat Ganti Oli Mesin

Ada beberapa akibat yang bisa ditimbulkan dari telatnya pergantian oli mesin yakni:

  • Oli mesin bisa berkurang takarannya. Misal yang awalnya 1 liter bisa tingga 0.5 liter bahkan sampai habis
  • Mesin bisa cepat panas
  • Tarikan motor berat
  • Nafas motor jadi lebih pendek
  • Selip pada kopling
  • Memicu keausan pada piston dan kampas kopling
  • Suara motor jadi lebih kasar
  • Dll

 

Oleh karenanya, pastikan elemen perolian ini diperhatikan, sebab oli ini ibarat darah pada diri manusia.

Bagikan Ini:

Iklan Atas Artikel

 TIM   Sorotmedia.com  ✔ 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel