Monday, 30 April 2018

Bagi Generasi Milenial, Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengajukan KPR

Bagi generasi milenial, memang semakin banyak saja yang mengalami kesulitan untuk bisa mendapatkan  atau membeli rumah sendiri.

Terutama bagi mereka para pasangan muda yang baru saja menikah, dan ingin memiliki rumah senndiri agar bisa lebih mandiri.

Rumah memang menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting sekali, terutama bagi para pasangan yang sudah menikah dan berkeluarga.

Karena dengan memiliki rumah, maka kita bisa memiliki tempat yang nyaman  untuk berteduh, istirahat dan juga pastinya berkumpul bersama keluarga tercinta.

Namun harga rumah memang dari tahun ketahun terus saja mengalami kenaikan, dan tidak semua pasangan memiliki penghasilan besar.

Bahkan meski mereka memiliki penghasilan besar, banyak pula yang tidak bisa mengatur masalah finance atau keuangannya.

 Mengajukan KPR


Salah satu penyebabnya adalah karena gaya hidup mewah. Salah satu solusi agar bisa memiliki rumah sendiri adalah dengan mengajukan yang namanya KPR, yang memang saat ini semakin diminati oleh para generasi milenial, terutama para pasangan muda yang baru saja menikah.

Tak hanya harus benar-benar mengatur masalah finace atau keuangan saja, namun anda juga harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.  Untuk itu, silahkan langsung simak ulasannya dibawah ini.

Pilih sesuai kebutuhan

Saat anda memutuskan untuk membeli rumah KPR berati anda sudah berani berkomitmen dalam jangka panjang. Karena memang sebagian besar dari rumah KPR ini memiliki jangka wkatu yang sangat panjang cicilannya, mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun. Oleh karena itu, sebaiknya anda harus benar-benar memilih sesuai kebutuhan dan juga kondisi dari finacial. Jangan mudah tergiur pula dengan harga murah yang ditawarkan. Namun sebaiknya pertimbangkan lagi potensinya hingga beberapa tahun kedepan.

Pertimbangkan dengan penghasilan yang dimiliki

Anda juga harus mempertimbangkan dengan penghasilan atau gaji yang dimiliki setiap bulannya. Sebaiknya angsurannya tidak melebihi 30 % dari penghasilan. Karena kalau angsurannya melebihi itu, pasti akan sangat memberatkan dan juga justru menjadi beban.

Pertimbangkan jenis bunga KPR

Dalam pengajuan rumah KPR, adaa 2 pilihan jenis bunga yang ditawarkan. Yaitu ada fiixed, yang merupakan bunga tetap sampai dengan anda lunas, kemudian ada Floating, dimana suku bunga nantinya akan mengikuti besarnya suku bunga dari bank. Sehingga jika suku bunga bank nai, maka jumlah bunga KPR pun bisa ikutan naik juga. Begitu pun sebaliknya, jika suku bunga turun, maka suku bunga KPR juka akan turun.

Perhatikan jenis biaya KPR

Anda juga harus memperhatikan jenis biaya KPR. Mulai dari biaya administrasi, biaya notaris, biaya provisi, biaya premi asuransi dan juga biaya pajak jual beli. 


Klik situs halouang.com, untuk artike finance menarik dan juga terlengkap yang lainnya.

No comments:

Post a Comment